Tebak-tebakan
Selasa, 5 Desember 2009.
Hari ini ulang tahun Agnes teman saya, tapi saya bukan mau membicarakan itu. Di Jalan Sangkuriang Blok N, perjalanan pulang menuju Blok M, saya dan teman saya yang lebih muda, Phia, main tebak-tebakan.
Saya : Phi, artis-artis apa yang hobinya gali sumur?
Phia : Hmmm…mmm…mmmm…nggak tau.
Saya : Jawabannya Agnes Monimba
Phia : huuu…sekarang aku ya! Siapa nama dari Ibu kita Kartini?
Saya : R.A. Kartini?
Phia : salah
Saya : Raden Ajeng Kartini?
Phia : salah
Saya : Kartini?
Phia : salah
Saya : Kita Kartini?
Phia : salah
Saya : Ibunya Kartini?
Phia : ngaco! salah
Saya : Istrinya Pak Kartini?
Phia : hahahha…salah
Saya : Nyerah
Phia : Nyerah? Nama Ibu kita Kartini adalah Harum
Saya : …… pasti lo berharap gw nanya, “kok bisa?”
Phia : hiih…percaya nggak?
Saya : Percaya!
Phia : iih..harusnya nggak percaya dong, biar aku bisa ngasih bukti.
Saya : Ya udah, apa buktinya?
Phia : coba deh nyanyiin lagu Ibu Kita Kartini. “I…bu kita Kaaartiniiiii…puuutri seejatiii…putri Iiiindoooneeesia…..” ???
Saya (meneruskan) : “…..puuujaan bangsa…” ???
Phia : hahahhaha…ketauan nggak hapal lagu nasional. “Harum namanya” tauuu!
Saya punya teman, kebetulan dia aktif di komunitas sosial bidang pendidikan untuk anak-anak jalanan. Suatu hari teman saya ini bercerita apa yang baru saja ia dengar dari anak-anak jalanan tersebut:
anak-anak jalanan yang aku didik pun berkata “buat apa pemerintah? toh saya nyari makan pun sendiri”
kenapa sih manusia nggak berusaha saling membahagiakan, paling tidak saling menyenangkan satu sama lain?
Saya senang kalau teman saya senang, maka saya pun berharap teman saya akan senang ketika melihat teman saya yang lain senang. Tapi sering hal itu tidak terjadi. Kenapa saya dulu diajarkan toleransi, hormat-menghormati, saling menghargai, memuliakan satu sama lain? Tapi saya susah menemukan hal tersebut ketika dewasa. Kenapa sih saya merasa paling toleransi? merasa paling menghargai orang lain? merasa paling memuliakan? merasa paling ramah? kemudian saya akan merasa, seharusnya orang-orang lain itu juga melakukan hal yang sama. Tapi ternyata tidak. Jadilah saya merasa yang tidak dihargai.
Terkadang saya berpikir, kenapa saya harus memberi tapi tidak menerima? Lalu saya pikir lagi, kenapa saya harus memberi lalu mengharap imbalan? Tapi kemudian berpikir lagi, memangnya saya tidak pantas mendapat hal yang serupa? Mungkin saya kurang ikhlas, jadi pikiran2 ini berkecamuk (ceile…bahasa gw berkecamuk).
Bagaimana kalau mulai sekarang saya jadi jahat? Bagaimana kalau mulai sekarang saya berhenti jadi baik?
Mungkin kalian akan menjawab, “ya silakan aja, itu urusan lo sama yang di atas”. Atau, “yang jelas gw nggak akan nemenin lo lagi”.
Teman-teman, kalau kalian melihat saya mulai jadi jahat, atau tidak baik lagi, tolong diingatkan, jangan ditinggal.
(Ahhh damn, saya baru saja meninggalkan teman saya karena menurut saya dia jahat, karena saya pikir saya terlalu jahat untuk jujur bilang kalau dia jahat”)
Manusia, lain dimulut, lain di hati, lain di wordpress, lain lagi dimana ya? hahaha…btw, muliakan lah tamu kalian!
At that time, there were no FB. Today, on FB you can be anyone, anything you want to be. You can cover your Face on this Book.
In Santa Monica,in the wintertime,
the lazy streets so undemanding I walk into the crowd
In Santa Monica, you get your coffee from the coolest places on the promenade
Where people dress just so Beauty so unavoidable, everywhere you turn
it’s there.
I sit and wonder what am I doing here?
But on the telephone line I am anyone,
I am anything I want to be.
I could be a super model or Norman Mailer
And you wouldn’t know the difference Or would you?
In Santa Monica, all the people got modern names like Jake or Mandy
And modern bodies too
In Santa Monica, on the boulevard, you’ll have to dodge those in-line skaters
Or they’ll knock you down
I never felt so lonely Never felt so out of place
I never wanted something more than this
But on the telephone line I am anyone,
I am anything I want to be
I could be a super model or Norman Mailer
And you wouldn’t know the difference
On the telephone line I am any height, I am any age I want to be
I could be a caped crusader, or space invader
And you wouldn’t know the difference Or would you?
———– Santa Monica – Savage Garden
Olivia Ong and My Imagination
This is the album of Olivia Ong, Fall In Love With.
This night, while designing general plan, I listened this album again after so long.
Then i tried to sleep for a while, for an hour.
I let my windows media center played Olivia’s songs, which made them come into my dream.
I dreamed about drama-series i’d watched before with her songs as the backsound.
The story of the drama-series in my dream was so bad.
The main actor become an evil that played the girl’s heart.
And with Olivia’s songs as the soundtrack, it made me want to cry. Hiks…
Later i realize that those songs able to create so wild imagination in my head.
The more i listen, the more i feel like my life is a drama. Hahaha.
Saya (beneran) berkaca2 membaca tulisan ini
Pidato Anak Usia 12 Tahun Bikin forum PBB Terdiam (1992)
Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang
anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization
( ECO ).
ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak” yg mendedikasikan diri Untuk
belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah” lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada
saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg
memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa
membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh
dengan orang” terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yg meriah kepada
anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (sumber The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children
Organization
Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak” berusia 12 dan 13 tahun.
Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq
dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000
mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus
mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda
tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau
rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi
yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak” yg kelaparan di seluruh dunia yang
tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang” yang sekarat yang tidak
terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami
tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya
lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan
kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun
yang lalu kami menemukan bahwa ikan”nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami
mendengar bahwa binatang” dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap
harinya – hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang”
liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu”. tetapi
sekarang saya tidak tahu apakah hal” tersebut bahkan masih ada untuk dilihat
oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah” kecil ini ketika anda
sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap
bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya
hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi
saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah
punah.Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya
yang sekarang hanya berupa padang pasir..
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan,
wartawan atau politisi – tetapi sebenernya anda adalah ayah dan ibu, saudara
laki” dan saudara perempuan, paman dan bibi – dan anda semua adalah anak dari
seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah
bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar,
terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di
planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal
tersebut.
Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua
menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang
sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu
untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli
sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu
tetap saja negara” di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan
yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan
televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu
dengan anak” yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan
kepada kami: ” Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan
anak” jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan
Kasih sayang ” .
Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia
untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak” tersebut berusia sama dengan
saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar.
bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak” yang hidup di Favellas di
Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban
perang timur tengah atau pengemis di India .
Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang
dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan
menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat
baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.
Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak..
Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya
tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda melakukan
hal ini – kami adalah anak” anda semua , Anda sekalianlah yang memutuskan dunia
seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan
kenyamanan pada anak” mereka dengan mengatakan ” Semuanya akan baik-baik saja
“. ‘kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan’ dan ‘ ini bukanlah
akhir dari segalanya’
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami
lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?
Ayah saya selalu berkata ‘ kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan
oleh kata” mu ‘
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. kalian orang
dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.
Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata” tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam
seluruh Orang” penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah
pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir diruang pidato tersebut
berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.
dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya..
” Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri karena saya
baru saja disadarkan betapa penting na linkungan dan isi nya disekitar kita
oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa
selembar pun Naskah untuk berpidato, sedang kan saya maju membawa berlembar
naskah yang telah dibuat oleh assisten saya kemarin… Saya … tidak kita
semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun “
Cerita ini benar” terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar” pidato
yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih” kan .
Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?
Yang Sedang-sedang di pertengahan November 2009

belajar piano
mempersiapkan untuk episode 16: The Scientist (bolak-balik di intro), doakan saya!
bahan Tugas Akhir
bahan Tugas Akhir juga
masih bahan Tugas Akhir
download, download, and download, like this
bahan studio desain interior V, malas mengerjakannya euy
bersiap backpacking ke Yogyakarta
being perfect is not as that simple..
dari http://www.facebook.com/note.php?note_id=167386170543&ref=mf
Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, “Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka dan Surga itu”.
Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.
Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.
Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.
Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.
Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.
Tuhan berkata, “Kamu sudah melihat NERAKA”
Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.
Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata “Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?”
Tuhan kemudian menjelaskan, “Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik”
“Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri”
Pernyataan aneh menurut saya
5 November 2009, 30 menit yang lalu
Di sebuah infotainment TV swasta nasional, liputan premier sebuah film nasional baru-baru ini. Pemain ditanya bagaimana kesan bermain di film tersebut.
Aktor utama: “……..saya berharap film-film di Indonesia lebih banyak varian, dan saya berharap juga film-film di Indonesia menjadi lebih beragam lagi.
Aktris utama: “Ini film premier pertama saya, karena ini film pertama saya. Saya senang sekali bermain di film ini dan saya merasa sangat excited bermain di film ini…..”
Apa bedanya lebih banyak varian dengan lebih beragam? dan senang sekali dengan sangat excited?

leave a comment