Kemarin, dalam perjalanan dinas yang sangat penting (padahal sih cuma jakarta-depok), saya melihat seorang pria tergeletak telentang di tengah-tengah trotar jalan. Pria itu bersih, dan sepertinya masih hidup. Saya tanya rekan kerja saya,

Saya     : “Pak, kenapa itu orang tiduran di tengah jalan?”
Pak A   : “Dia orang kaya, Bu. Sudah bisa tidur dengan tenang. Ga perlu mikir dan kerja keras lagi untuk cari uang.”
Saya     : “(pria) itu orang gila, Pak.”
Pak A   : “Tuh, Bu. Kalau mau bebas, jadi orang gila. Mau telanjang di jalanan, ga ada yang protes. Mau ngomong sendiri, ga ada yang komplain.”
Saya     : “Ho oh, Pak. Kayak orang gila di lingkungan rumah saya, setiap denger adzan, dia selalu teriak-teriak ngomong kotor: k*nt*l a*j*n* t*i ##**//%##”
Pak A   : “Tapi ga ada yang marahin?”
Saya     : “Ya, nggak ada. Dia juga tenang-tenang aja, soalnya ga bakal masuk neraka juga, kan?”

Orang gilaaaa…. orang gila. Tapi saya mah ga mau jadi orang gila, buat apa??

Advertisement